Isu santet muncul di sejumlah kabupaten di Riau. Mulai dari Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Kota Dumai dan sejumlah kota lainnnya. Sumbernya adalah SMS berantai yang isinya kurang lebih jangan coba-coba menerima nomor yang muncul dengan warna merah. Nomor yang muncul di layar HP dari 08666xxx dan 06666xxxx. Bila muncul nomor tersebut dan berwarna merah, maka hal itu adalah nomor si penyantet.”
….SMS itu kini juga telah merambah ke kota-kota lain di Sumatera bahkan di Jawa. Namun polisi menegaskan, tidak ada kasus pembunuhan akibat santet seperti yang disebut di atas.”
Bila Anda menerima sms dengan isi seperti di atas, maka WASPADALAH….
…. bila Anda TERMAKAN isu ini.
Bila Anda, saat menerima sms seperti atau yang mirip-mirip sms di atas, merasa:
- was-was
- khawatir
- langsung hilang selera makan
- jadi tidak jadi tidur
di 60 detik pertama, maka masih wajar-wajar saja. Tapi bila perasaan ini berlangsung lebih dari lima belas menit, setengah jam, dua jam atau malah berhari-hari, maka WASPADALAH dan SADARILAH: Anda sudah termakan isu ini.
Satu hal penting yang harus dilakukan agar tidak terlalu jauh terbenam dalam belitan isu ini, hadirkan kembali KESADARAN dalam pikiran dan perasaan Anda, bahwa Anda:
- Seorang insan yang beragama dan menghayati keimanan;
- Dalam dekapan penjagaan Sang Maha Penjaga, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa;
- Memiliki akal budi, sebagai anugerah terbesar dari Sang Pencipta;
- Sosok manusia yang mandiri, yang secara genial memiliki kemampuan untuk memutuskan dan menyikapi segala hal dan peristiwa di luar kedirian Anda
Jika keempat hal di atas sudah kita pegangi, dan ternyata kita masih mudah menerima isu dan gampang terombang-ambing informasi yang meragukan, maka sudah saatnya kita bertanya ke diri kita masing-masing:
Apa ada yang salah dalam diri saya?
Bagaimana sikap dan pendapat Anda?
DIarsipkan di bawah: Serba-Serbi | Ditandai: issu, sadari, santet, teknologi, waspada